Thursday, May 10, 2012

Julia Perez Memang Seksi

Julia Perez memang seksi dan penuh sensasi, tidak saja di setiap perannya di film seperti saat jadi hantu seksi di HANTU JAMU GENDONG yang dirilis Januari silam, namun juga di setiap aksinya di luar dunia hiburan.





Keterangan: Inilah Foto Pribadi Julia Perez Yang Dikabarkan Beredar

Seperti terlihat di beberapa foto yang baru-baru ini beredar di mailing list internet, pemilik tembang Belah Duren ini terlihat seksi dan santai dengan beberapa orang teman maupun saat berpose sendirian.

Ada lima buah foto, yang sepertinya foto koleksi pribadi Julia. Ini terlihat dari foto Jupe saat mengenakan kaos warna biru dengan cardigan pendek warna putih.

Di foto tersebut Jupe terlihat mengambil foto dirinya sendiri dengan kamera saku atau bisa jadi ponsel. Jupe terlihat begitu seksi dengan belahan dada terlihat jelas dan bagian paha sedikit tampak sedikit di bagian bawah foto.

Sementara di foto dengan baju yang sama, arah pengambilan foto terlihat lebih jauh, tapi Jupe tetap terlihat mengambil foto dirinya sendiri dengan tangan kanannya.

Di foto lainnya, Jupe terlihat lebih santai mengenakan sarung pantai dengan seorang pria dan seorang wanita, tampak sedang liburan.

Pada foto keempat, istri Damien Perez ini foto bersama pria yang sama di foto sebelumnya yang terlihat usianya jauh lebih muda dari Jupe.

Di foto terakhir, Jupe seperti tengah dalam pemotretan busana pengantin, terlihat dari gaun pengantin dan seorang pria yang tampak tengah menata busana yang dikenakan artis yang terlahir dengan nama Yuli Rachmawati ini.

Sampai sejauh ini, Julia Perez yang masih ada di Bali untuk menghadiri sebuah acara masih belum bisa memberikan informasi perihal foto-fotonya.

Sunday, April 11, 2010

Ternyata Rambut Kemaluan Mempunyai Banyak Fungsi


Sebagian orang mungkin akan merasa risih terhadap rambut kemaluan. Namun tak banyak orang yang mengetahui akan fungsi dari rambut kemaluan ini.

Rambut atau bulu merupakan salah satu produk yg diperankan oleh hormon khusus (feromon). yang berfungsi untuk pembentukannya, pergantian, dan pertambahan panjang serta jumlahnya.

Salah satu fungsi rambut ini adalah memudahkan pergerakan ketika melakukan hubungan seksual. Di sekitar rambut atau bulu-bulu itu terdapat banyak kelenjar apocrine yang berfungsi mengeluarkan feromon, yang baunya dapat menarik lawan jenis.

Akhir-akhir ini feromon telah menjadi bahan riset yang cukup menarik dan telah dijadikan semacam parfum untuk menarik lawan jenis walaupun keampuhannya belum sepenuhnya diakui.

Selain itu, rambut kemaluan juga memberikan kehangatan tersendiri. Menurut Jackie Crisp dalam bukunya Potter & Perry's fundamentals of Nursing menjelsakan bahwa rambut kemaluan merupakan indikasi visual dari kematangan seksual.

Bagian tubuh manusia yang ditumbuhi oleh rambut biasanya merupakan daerah sensitive, tidak terkecuali kemaluan. Menurut Doug Podolsky dalam buku Skin: The Human Fabric mengatakan kalau rambut kemaluan itu dapat mengurangi gesekan luar saat hubungan seksual. (arj/dik)

Jupe Bupati Gumuk Manukan


Julia Perez (Jupe) nyalon bupati. Artis penyanyi yang suka tampil sensual dengan desahan erotis itu celakanya didukung delapan partai politik. Pro-kontra pun membuncah. Benarkah ini gaya 'ludrukan' para wakil rakyat? Atau sang wakil memang sudah 'keblinger massal', mengusung calon pemimpin hanya berdasar popularitas tanpa perduli dengan kualitas dan sakralitas jabatan pemimpin?

Jupe dikenal sebagai penyanyi. Genre 'Sang Perez' musik pop dangdut. Dengan berbagai racikan dan variannya, album Jupe cukup laris. Itu karena selain suaranya 'merdu merayu' bak bulu perindu, Jupe juga suka pamer paha dan payudara. Termasuk rajut-merajut 'cinta terlarang' dengan pemain bola.

Segala lakon yang dimainkan Jupe itu memang tidak salah. Sebagai seorang penampil memang selayaknya seperti itu. Malah pakem ideal dalam seratan Jawa menyebutkan syarat-syarat yang kini dikategorikan sebagai pornografi. Bawaan suara bagus sebagai modal dasar. Mengasah dan mencari maesenas penting untuk mempercepat pelejitan. Dan untuk itu, maka perlu fase krusial yang disebut gumuk manukan.

Gumuk itu bukit. Simbol kemaluan perempuan. Dan manukan itu manuk atau burung, sebagai gambaran dari laki-laki. Gumuk manukan tengara kemaluan perempuan dimencloki burung. Manuk bertengger di gumuk. Denotatifnya menyerahkan kehormatan demi lancar dan bancarnya karier bersangkutan.

Ini jenjang menuju kematangan seorang penampil. Matang karier dan matang sebagai primadona di panggung. Sebab ketika seorang penampil telah lahir, maka dia bukan lagi miliknya. Dia menjadi milik publik. Suaranya menghipnotis jiwa. Wajahnya melayang menginspirasi tiap kepala. Dan tidak terhindari, tubuhnya pun implisit 'setan' penggoda iman.

Istilah ini memang terkesan kasar. Tapi itu yang diamanatkan pakem penghibur, dan sadar atau tidak, tetap diaplikasikan siapa saja yang menerjuni dunia hiburan. Teks profesionalitas mengenal istilah 'show must go on'. Penghibur harus tetap menghibur. Kedirian luruh. Dalam kondisi apapun seorang penampil terjaga penampilannya. Dia tersenyum dan mengajak tertawa kendati hati sedang terluka.

Itu pula yang menjadi pasal, kenapa soal selingkuhan, perceraian, dan segala yang menyangkut sejuta kisah rumah tangga ganti berganti menyemaikan perjalanan karier seorang artis. Dia memang dilahirkan di ranah itu. Dia telah hadir sebagai 'bunga' pengharum hidup. Dia hidup dalam garis pengharuman itu. Dengan konsekuensi dicap tidak bermoral, jorok, perusak rumah tangga, penggaet suami orang, atau pagar makan tanaman.

Nah profesionalitas Jupe itu menjadi masalah besar, ketika dia keluar dari 'garisnya'. Dia berhasrat masuk wilayah ambtenar. Sebuah area yang bertolak belakang dari jalur yang selama ini diarungi. Di kawasan ini, disiplin yang sudah mentradisi menyebutkan, pemimpin itu harus mempunyai sikap guru, digugu dan ditiru. Dipercaya omongannya, dan dijadikan tauladan tindakannya.

Pemimpin itu juga berwatak ksatria. Tegas keras. Sabdo pandito ratu. Ide geni. Yang jika dijabarkan, bicaranya tidak boleh mencla-mencle, yang terucap harus ditindakkan. Memberi hukuman bagi yang salah. Memberi penghargaan yang berjasa. Dan ucapan adalah sabda, karena hakekatnya dialah 'wakil Tuhan' di muka bumi.

Maka ketika Jupe memasuki demarkasi ini, setumpuk masa lalunya terbentang di banyak jidat, terutama dalam benak 'calon rakyatnya', warga Pacitan. Dari hari ke hari yang terbayang adalah desah suara Jupe yang 'penuh nafsu', busana Jupe yang menstimulasi orang untuk berasosiasi yang tidak-tidak, dan tindak dia yang terbalut petualangan cinta.

Memang tidak tertutup kemungkinan Jupe akan baik dan mampu 'memperbaiki' keadaan Pacitan yang selama ini tergolong minus. Namun adakah itu mampu menstimulasi rakyat setempat agar berpikir begitu, di saat polusi akut mendegradasi kemuliaan para pemimpin dengan korupsi, demoralisasi, serta eksploitasi rakyat akibat politik transaksional?

Bobot, bibit, bebet memang belum menjamin hadirnya pemimpin yang baik. Tapi setidaknya, jika itu dipakai sebagai ukuran menjaring calon pemimpin, maka kita telah melangkah menuju kebaikan. Niat untuk berbuat baik dan ikhtiar agar baik.

Saya berdoa semoga Jupe gagal memimpin Pacitan !. (Djoko Suud Sukahar)

Polda Sumut Tangkap 6 Orang yang Diduga Teroris

Medan - Kepolisian Kota Besar Medan menangkap 6 pria yang diduga sebagai anggota teroris. Para tersangka tersebut saat ini ditahan di Poltabes Medan, Jl HM Said, Kota Medan, Sumatera Utara.

Penangkapan 6 pria ini dilakukan menyusul kecurigaan petugas patroli karena adanya hal-hal yang mencurigakan dari sebuah mobil kijang.

"Sudah kita tangkap dan saat ini sedang kita lakukan pemeriksaan. Kita juga sudah berkoordinasi dengan Densus 88 Mabes Polri," ujar Kapolda Sumatera Utara irjen Pol Oegroseno kepada wartawan di Jl HM Said, Kota Medan, Sumatera Utara, Minggu (11/4/2010).

Keenam tersangka tersebut adalah DPO yang selama ini dicari terkait jaringan teroris yang masuk ke Aceh. "Penangkapan ini mudah-mudahan bisa memperjelas untuk mengungkapan teroris," paparnya.

Bersama para tersangka, polisi juga menyita sebuah mobil kijang berwarna abu-abu untuk dijadikan barang bukti.(dtk)

Friday, April 9, 2010

Menilik Jejak Cirus Sinaga di Deliserdang


Nama Cirus Sinaga mulai akrab terdengar ditelinga masyarakat sejak sepak terjangnya dalam menangani kasus pidana pembunuhan Nasrudin Zulkarnain oleh Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar.

Ketenarannya diraih seiring dengan berjalannya kasus tersebut. Tak sedikit pula media yang mengekspos Cirus Sinaga yang akhirnya dapat membuktikan dakwaannya terhadap Antasari Azhar benar adanya. Terbukti, dengan putusan pengadilan yang memvonis mantan ketua KPK itu dengan hukuman 15 tahun penjara.

Kini, nama Cirus Sinaga kembali disorot oleh ratusan juta mata masyarakat Indonesia. Bukan karena prestasinya, melainkan dugaan keterlibatannya dalam kasus makelar kasus yang kini tengah gencar diberantas.

Menilik jejak karir Cirus Sinaga sebagai jaksa, maka tahukah anda bahwa pria berdarah Batak ini merupakan kepala kejaksaan terlama yang pernah menjabat di Kejari Lubuk Pakam. Berbeda halnya dengan kajari lainnya yang hanya bertahan paling lama satu tahun di kejari Lubuk Pakam.

Cirus Sinaga pernah menjabat sebagai kepala Kejaksaan Negeri Lubukpakam selama tiga priode tahun 2005-2008.Selain menjabat sebagai orang nomor satu di Kejaksaan Negeri Lubukpakam massa itu, Cirus Sinaga juga diangkat sebagai Manager PSDS Deli Serdang, dengan massa bakti tahun 2007-2008.

”Pak Cirus Sinaga menjabat posisi manager selama dua tahun di PSDS,”jelas Humas PSDS Deli Serdang, Simon Matondang.

Menurut Matondang, selama menjabat sebagai manager PSDS Deli Serdang Cirus Sinaga, mampu mengamankan kondisi keuangan klub yang dijuluki traktor kuning.”Tidak ada kendala utang pembayaran kepada pemain,semua dapat diatasi berkat kehadiran Cirus Sinaga,”jelasnya.

Bahkan, atas kemampuannya mengelola PSDS yang kala itu tidak didukung sponsor itu menempatkan posisi PSDS di pada peringkat papan tengah pada klasmen liga Indonesia.

”Padahal, saat itu belum dibantu dari APBD, kalau pun ada hutang sedikit-sedikit, pak Cirus Sinaga tetap mampu menutupinya,”jelasnya.

Kemampuan Cirus Sinaga dapat juga diacungkan jempol. Pasalnya, selain manager PSDS dan kepala Kejaksaan Negeri, Lubukpakam. Ternyata, nama Cirus Sinaga terkenal dikalangan pengarap lahan eks HGU PTPN 2. disebut-sebut posisi Cirus Sinaga sebagai pelindung aksi penggarap lahan PTPN 2.

Dijelaskannya, ada sekitar 40-an hektare lahan PTPN 2 yang berada di jalan Dwikora,Tanjung Morawa digarap oleh warga yang menyebut-yebut Cirus Sinaga sebagai pelindung mereka, Sedangkan di Jalan Simpang Damri,Tanjung Morawa ada 30 ha lahan eks PTPN 2 digarap warga yang mengaku-aku dilindungi Cirus Sinaga. Bahkan, lahan sekitar 1 ha yang berada di Desa Skip Kecamatan Lubukpakam, disebut-sebut lahan garapan Cirus Sinaga.

Sementara itu, ketika awak media mencoba untuk mengkonfirmasi Timbul Sinaga, yang disebut-sebut sebagai sudara (adiknya) Cirus Sinaga, mengatakan tidak mengetahui bahwa nama Cirus Sinaga dibawa-bawa dalam persoalan penggarapan eks HGU lahan PTPN 2, di tiga tempat. ”Saya tidak mengetahui itu, kalau nama Cirus Sinaga dibawa-bawa penggarap,”tegasnya.

Namun, Timbul tidak menampik bahwa dirinya mengenal Cirus Sinaga. Tetapi, perkenalan Timbul dengan Cirus Sinaga hanya sebatas satu marga dan sama-sama pengurus di marga sinaga.

”Kami sama-sama pengurus di persatuan marga sinaga, dan bila Cirus Sinaga datang saya menemaninya di kota Medan,”jelasnya. Menurut, sumber dipercaya, Cirus Sinaga memiliki rumah di Jalan Busi Kampung Baru Medan, diperkirakan harga rumahnya sekitar Rp 3 miliar. (dna)

keindahan Wanita 2

Keindahan Wanita 1